Cara Menyimpan Amanda Brownies di Suhu Rendah

posted in: Artikel | 0

Cara Menyimpan Brownies di Suhu Rendah – Brownies, siapa yang tidak suka dengan kue satu ini. Kue coklat yang memiliki tekstur perpaduan antara cake dan cookies. Pada umumnya orang lebih menyukai brownies yang memiliki tekstur padat. Namun, brownies dengan tekstur lembut mirip cake juga banyak digemari. Rasanya yang manis dan kaya coklat, membuat brownies menjadi penganan yang disukai oleh semua usia.

Brownies Lovers … Tahukah Anda? Kepopuleran brownies membuat kita bertanya-tanya, siapa sih yang pertama kali menemukan resep adonan kue manis ini? Belum ada informasi jelas tentang asal mula brownies. Cerita yang beredar menyebutkan bahwa asal mula terciptanya resep brownies justru karena kesalahan seorang koki yang lupa memasukkan pengembang dalam adonan bolu coklat yang sedang dibuatnya. Hasilnya bolu yang dipanggang tidak mengembang sebagaimana biasa.

Versi cerita lain menyebutkan bahwa brownies bermula ketika seorang pengusaha kue yang hampir bangkrut dan hampir berputus asa melanjutkan usaha kuenya. Hari itu ia membeli bahan-bahan untuk mengolah kue coklat dari modal terakhir yang dimilikinya. Hari itu ia betekad membuat kue coklat terbaik sesuai dengan resep yang ditemukannya di buku panduan resep kue coklat. Malam itu ia bekerja keras sampai subuh mengolah bahan-bahan yang dimilikinya untuk membuat kue coklat. Tapi alangkah kecewanya ia, ketika melihat hasilnya yang jauh berbeda dari yang dibayangkan. Padahal itulah adalah modal terakhir yang ia punya.

Karena kelelahan akhirnya sang pengusaha kue ini tertidur. Tanpa ia sadari, paginya karyawan yang biasa mengantarkan kue ke pelanggan datang menjemput kue hasil olahannya. Melihat Sang Majikan tidur, karyawan ini langsung saja mengambil kue-kue coklat tersebut dari loyangnya. Kemudian menjualnya ke para pelanggan seperti biasa.

Ternyata para pelanggan sangat suka dengan kue coklat yang baru tersebut. Bahkan mereka langsung memesan lagi untuk keesokan harinya. Mereka mengira kue coklat yang baru saja mereka nikmati adalah resep baru dari sang pengusaha kue tersebut. Akhirnya, kue coklat yang dikira gagal tersebut justru laris manis dan menyelamatkan sang pengusaha dari kebangkrutan. Kue coklat inilah yang kemudian populer dengan nama brownies.

Brownies, Si Manis Nan Mewah

Perbedaan tekstur pada brownies umumnya disebabkan karena adanya perbedaan kepadatan adonan saat mengolahnya. Adonan yang dibuat dengan komposisi coklat dan butter yang banyak akan menghasilakn brownies dengan tekstur yang padat. Tapi jangan salah, dalam membuat brownies terkadang tidak selalui digunakan coklat. Untuk menghasilkan brownies varian tertentu terkadang coklat digantian dengan brown sugar (gula kelapa). Meski tidak menggunakan coklat, rasanya dijamin tidak kalah dengan varian brownies yang kaya coklat lho.

Cara Menyimpan Amanda Brownies di Suhu Rendah

Brownies sering dinisbatkan sebagai kue mewah nan kekinian. Kue ini lebih banyak menghiasi etalase toko roti mahal dan hidangan penutup kaum elit. Sangat jarang penganan ini ditemukan di pasar-pasar tradisional dan warung-warung pinggir jalan. Meski tidak menutup kemungkinan, penganan ini bisa juga ditemukan di sana. Namun pastinya sangat jarang.

Mengapa demikian? Karena bahan-bahan yang dibutuhkan untuk membuat brownies harganya relatif mahal. Sehingga, sangat sulit untuk dijual dengan rendah. Kalau pun ada brownies yang dijual di warung-warung pinggir jalan, rasanya pasti tidak seenak dan sekaya brownies di toko-toko roti mahal.

Adapun bahan dasar untuk membuat brownies adalah mentega, coklat, terigu, gula dan telur. Sementara bahan-bahan lain yang umum ditambahkan diantaranya kacang almond, chocolate chips, keju, blueberry, green tea dan lainnya sesuai selera.

Daya Tahan Brownies

Berdasarkan cara memasaknya, brownies secara umum dibedakan menjadi dua jenis yaitu brownies basah dan brownies kering. Brownies basah dibuat dengan cara dikukus. Sementara brownies kering dihasilkan dari proses memanggang. Brownies jika disimpan dengan cara yang benar bisa tahan lama. Pada suhu ruang, brownies kering yang disimpan dalam tempat tertutup rapat bisa tahan hingga satu bulan. Jika ingin tahan lebih lama, brownies sebaiknya disimpan dalam freezer. Pada setiap kemasan brownies juga di lengkapi tanggal expiry date yang menyatakan daya tahan brownies tersebut.

Menyimpan Brownies dalam Lemari Es Sebelum Disajikan

Ada yang menyarankan agar sebelum disajikan brownies disimpan dalam lemari es, benarkah demikian? Sebagaimana kita tahu, salah satu bahan dasar brownies adalah coklat. Jika dibandingkan dengan mentega dan margarin, lemak coklat memiliki karakteristik yang lebih unik. Sifat dasar lemak adalah jika disimpan pada suhu rendah akan mengkristal. Kristalan lemak tersebut menyulap brownies secara keseluruhan menjadi mengeras dan kokoh, namun tetap lembut. Namun, lemak dari coklat dalam mulut akan meleleh. Sensasi coklat yang meleleh inilah yang memberikan kesan berbeda pada brownies yang disimpan pada suhu dingin sebelum dikonsumsi.

Cara Menyimpan Amanda Brownies di Suhu Rendah

Cara Menyimpan Brownies yang Benar pada Suhu Rendah

Berdasarkan pengalaman brownies yang disimpan dengan benar bisa tahan lama hingga 3-4 bulan. Jika kita punya stok brownies melebihi konsumsi satu hari, ingin menyimpannya lebih lama agar bisa dikonsumsi lagi lain waktu. Tapi yang namanya kue terkadang tidak bisa disimpan dalam jangka waktu yang lama. Baru beberapa hari sudah berjamur atau basi, termasuk brownies.

Lalu bagaimana cara menyimpan brownies yang benar agar tahan hingga berbulan-bulan?

Brownies Lovers … Dari beberapa literatur yang ada di dalam jaringan (daring) disebutkan, terdapat beberapa langkah cara penyimpanan brownies pada suhu rendah yang perlu dilakukan agar brownies tahan lebih lama. Apa saja itu?

Cara Menyimpan Amanda Brownies di Suhu Rendah

Berikut adalah langkah-langkahnya:

  1. Jika membuat sendiri pastikan brownies sudah dikukus atau dipanggang hingga matang sempurna. Ditandai oleh menyusutnya bagian pinggir brownies dari loyang.
  2. Sebaiknya brownies tidak langsung dipindahkan ke tempat lain. Biarkan brownies yang sudah matang dingin sendiri di dalam loyang.
  3. Sebaiknya brownies disimpan dalam bentuk utuh, tanpa dipotong-potong terlebih dahulu.
  4. Agar lebih awet, sebelum menyimpan brownies pada suhu dingin bungkus terlebih dahulu brownies tersebut dengan alumunium foil. Setelah itu, bungkus lagi dengan plastik pembungkus yang kedap udara.
  5. Selanjutnya brownies yang sudah dibungkus rapi bisa langsung disimpan dalam lemari pendingin. Penyimpanan brownies seperti ini dapat kita temukan pada salah satu penjual brownies ternama yaitu Amanda Brownies. Anda juga dapat melihat semua produk – produk brownies higenis Amanda Brownies pada website berikut www.amandabrownies.co.id. Selain dapat di lihat pada website tersebut, Anda juga dapat mengung, Anda juga dapat mengunjungi outlet – outlet Amanda Brownies yang dapat di temukan pada sejumlah kota – kota besar di seluruh Indonesia.

Brownies Lovers … Demikianlah cara menyimpan brownies di suhu rendah agar lebih awet dan tahan lama. Selanjutnya, jika ingin menikmatinya keluarkan brownies dari lemari pendingin. Biarkan beberapa saat di suhu ruang sebelum dipotong-potong dan disajikan dalam piring saji. Potong brownies menggunakan pisau potong kue yang bersih dari arah depan ke belakang. Sajikan bersama minuman hangat favorit Anda bersama keluarga. Rasakan sensasi lelehan coklatnya yang manis dan dingin di lidah.

Perbedaan Best Before dan Expired Date pada Kemasan Makanan

posted in: Artikel, Produk | 0

Perbedaan Best Before dan Expired Date pada Kemasan Makanan – Padatnya aktivitas terutama di kota-kota besar, membuat sebagian masyarakat menjadikan makanan olahan dalam kemasan sebagai alternatif pilihan. Hal ini mendorong para pelaku usaha kuliner untuk melakukan inovasi, yaitu membuat olahan makanan yang dipacking dalam kemasan foodgrade.

Brownies Lovers … Kami sudah memiliki standar packing dalam kemasan foodgrade, lho … Alhamdulillah 🙂

Salah satu hal yang biasanya menjadi perhatian konsumen saat hendak membeli makanan olahan dalam kemasan adalah tanggal kadaluarsanya. Lazimnya, Anda akan menemukan istilah expired date atau best before dalam kemasan makanan tersebut. Nah, kedua istilah ini seringkali dianggap memiliki arti yang sama, yaitu menunjukkan tanggal kadaluarsa. Padahal sebenarnya dua istilah ini merupakan hal yang berbeda.

Best Before

Apa yang Anda lakukan jika makanan kemasan yang dibeli ternyata telah melewati tanggal best before? Apakah Anda akan merasa kecewa, kemudian segera membuang produk tersebut karena khawatir akan membahayakan kesehatan Anda? Jika iya, maka lain kali Anda tidak perlu terburu-buru membuangnya.

Best before merupakan tanggal yang menginformasikan bahwa untuk mendapatkan kualitas terbaik dari makanan atau minuman yang Anda beli, sebaiknya Anda mengkonsumsinya sebelum tanggal yang tercantum. Perlu Anda ketahui, best before tidak ada hubungannya dengan keamanan makanan.

Apabila makanan kemasan yang Anda beli telah melewati tanggal best before, belum tentu makanan tersebut sudah tidak layak konsumsi. Selama tidak ada perubahan aroma, warna, dan wujud makanan, maka makanan tersebut tetap aman dikonsumsi. Hanya saja kemungkinan kualitas rasanya akan mengalami penurunan.

Expired Date

Expired date merupakan tanggal batas maksimal suatu produk aman dikonsumsi. Sebaiknya Anda tidak lagi mengkonsumsi produk makanan yang telah melewati expired date, karena hal ini bisa membahayakan kesehatan anda.

Expired date bisa diperhitungkan secara matematis oleh produsen dengan memasukkan berbagai faktor, yaitu suhu, kelembaban, jumlah mikrorganisme, dan lain sebagainya. Perhitungan jangka waktu yang didapat tersebut, biasanya dikurangi lagi untuk memberikan garansi keamanan pada konsumen. Misalnya, suatu0 produk diperhitungkan bisa bertahan hingga 7 hari, maka lazimnya penentuan expired date akan dibuat 1 atau 2 hari lebih awal dari perhitungan.

Yang seringkali diabaikan oleh konsumen saat membeli suatu produk yang memiliki expired date adalah cara menyimpan produk tersebut. Satu kesalahan yang seringkali terjadi, konsumen tidak memperhatikan kontrol suhu.

Nyaris semua reaksi kimia, termasuk degradasi bahan makanan serta perkembangan mikroba terjadi pada suhu normal (suhu ruangan). Pada saat terjadi kenaikan suhu, maka kecepatan reaksi kimia ini akan mengalami peningkatan. Artinya, Produk makanan tersebut akan mengalami kerusakan lebih cepat, bahkan sebelum mencapai expired date.

Aturan dasar yang sebaiknya Anda ketahui adala, setiap  kenaikan suhu 10 derajat celcius, akan mempercepat reaksi kerusakan hingga dua kali lipat. Maka dari itu, banyak produk yang disarankan untuk disimpan pada suhu di bawah suhu ruangan, yaitu di kulkas, atau bahkan dibekukan dalam freezer. Agar produk makanan tidak rusak lebih cepat, sebaiknya Anda mematuhi saran penyimpanan yang tertera pada kemasan.

Apabila Anda tidak sengaja mengkonsumsi makanan yang telah melampaui expired date, biasanya Anda akan mengalami efek tertentu pada saat itu juga. Beberapa gejala yang muncul setelah mengkonsumsi makanan kadaluarsa biasanya mirip dengan gejala keracunan makanan, yaitu mual, muntah, diare, kejang, serta demam. Segera hubungi tenaga medis agar memperoleh penanganan yang tepat.

Namun apabila tidak terjadi apa-apa dalam 1 atau 2 hari setelah mengkonsumsi makanan kadaluarsa, maka kemungkinan makanan atau minuman tersebut belum terjadi perkembangan bakteri dan masih relatif aman dikonsumsi.

Perbedaan Best Before dan Expired Date pada Kemasan Makanan

Selain perbedaan yang telah dijelaskan di atas, berikut ini adalah beberapa hal penting lainnya yang sebaiknya Anda ketahui tentang expired date dan best before.

  1. Lima jenis makanan yang harus memiliki expired date

The Canadian Food Inspection Agency telah merilis lima jenis produk makanan yang harus memiliki  tanggal kedaluwarsa. Produk tersebut adalah susu formula bayi dan pengganti ASI lainnya, makanan pengganti, suplemen gizi, makanan untuk diet rendah energi, serta makanan diet cair.

Saat membeli salah satu dari 5 jenis produk makanan tersebut, sebaiknya Anda membiasakan diri untuk melihat keterangan expired date yang tercantum pada kemasan. Hal ini penting untuk menghindari segala hal yang yang membahayakan kesehatan.

  1. Best before date merujuk pada kualitas produk makanan atau minuman

Seperti yang telah dijelaskan di atas, best before date berbeda dengan tanggal kadaluarsa. Tanggal best before lebih merujuk pada kualitas produk. Maka dari itu, simpanlah produk makanan atau minuman kemasan yang Anda beli sesuai petunjuk yang tertera. Produk yang belum dibuka kemasannya serta disimpan pada tempat dan suhu yang sesuai, akan terjaga kualitasnya.

 Ketika kemasan sudah dibuka, maka best before tidak berlaku lagi

Banyak orang yang hanya berpatokan pada tanggal yang tertera pada kemasan. Padahal, sebenarnya tanggal yang tertera tersebut berlaku selama kemasan produk belum dibuka. Apabila kemasan telah dibuka serta penyimpanannya tidak sesuai standar yang telah ditetapkan oleh produsen, artinya produk tersebut telah terpapar udara bebas. Hal ini bisa saja mempengaruhi kualitas produk.

Jadi sebaiknya, segera habiskan produk makanan yang telah dibuka, meskipun belum mencapai tanggal best before. Selain itu, simpanlah produk sesuai aturan yang tertera pada kemasan. Letakkan produk dalam lemari pendingin, jangan biarkan berada di suhu ruang terlalu lama. Jika perlu, pindahkan produk ke wadah kedap udara yang food grade untuk memperlambat penurunan kualitas.

  1. Kenali jenis makanan yang harus segera dikonsumsi setelah kemasan dibuka

Beberapa jenis makanan yang harus segera dikonsumsi setelah kemasannya dibuka adalah keju, daging, ayam, susu, serta telur. Jika Anda ingin nutrisi yang terkandung dapat tetap bermanfaat untuk tubuh, maka hindari menyimpan produk tersebut terlalu lama apabila kemasan telah dibuka. Ingatlah bahwa kualitas produk akan menurun ketika sudah tidak lagi terkemas dengan baik. Paparan udara luar dapat menciptakan reaksi tertentu yang dapat membuat produk mengalami perubahan warna, tekstur, rasa, serta aroma.

Perbedaan Best Before dan Expired Date pada Kemasan Makanan

Perbedaan Best Before dan Expired Date pada Kemasan Makanan

Demikianlah perbedaan expired date dan best before pada makanan olahan dalam kemasan food grade yang mungkin belum banyak diketahui. Makanan dalam kemasan memang menawarkan kemudahan serta kepraktisan, namun yang perlu diingat adalah sebaiknya Anda bersikap jeli dan berhati-hati mengamati tanggal apa yang tertera pada kemasan. Selain itu, Anda juga perlu cermat pada saat menyimpannya.

Salah satu tips yang dapat Anda lakukan saat membeli produk makanan kemasan beku adalah saat belanja ambilah produk tersebut ketika Anda sudah akan menuju kasir. Jangan mengambil produk makanan beku di awal belanja. Karena ketika Anda berkeliling, akan terjadi penurunan suhu pada produk tersebut yang memungkinkan terjadinya penurunan kualitas produk.

Patuhi juga petunjuk penyimpanan yang telah tertera pada kemasan. Setelah belanja, hindari terlalu lama meletakkan belanjaan (terutama makanan kemasan) di dalam mobil. Karena pada saat mesin mati dan berada di bawah sinar matahari, maka suhu dalam mobil akan meningkat, sehingga degradasi makanan akan menjadi lebih cepat.